Sassuolo Bangkit dan Tumbangkan Udinese 2-1 – US Sassuolo berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan 2-1 atas Udinese dalam laga Serie A yang berlangsung di Stadio Friuli. Hasil ini menandai kemenangan tandang beruntun bagi tim berjuluk Neroverdi, sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.
Kedua tim sebenarnya menjalani musim yang relatif datar. Baik Udinese maupun Sassuolo tidak berada dalam ancaman degradasi, tetapi juga belum menunjukkan konsistensi untuk bersaing memperebutkan tiket kompetisi Eropa. Situasi tersebut membuat keduanya terjebak di papan tengah tanpa tekanan besar, meski tetap berambisi meraih hasil positif demi meningkatkan posisi klasemen.
Jalannya Pertandingan Udinese vs Sassuolo
Pertandingan dimulai dengan atmosfer optimistis dari para pendukung tuan rumah, yang berharap tim kesayangan mereka bisa memanfaatkan keuntungan bermain di kandang. Harapan itu sempat terwujud ketika Udinese membuka keunggulan cepat pada menit ke-10 melalui Oumar Solet. Bek asal Prancis tersebut memanfaatkan umpan Jurgen Ekkelenkamp sebelum menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kanan yang tak mampu dihalau kiper Sassuolo, Arijanet Murić.
Setelah gol tersebut, Udinese tampil percaya diri dan terlihat lebih berbahaya dalam menyerang. Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk melalui Lennon Miller dan Nicolò Zaniolo, yang mencoba menambah keunggulan bagi tim tuan rumah. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap bertahan 1-0 untuk Udinese.
Di sisi lain, Sassuolo sempat kesulitan mengembangkan permainan. Serangan mereka kerap terhenti di lini pertahanan lawan. Salah satu peluang terbaik mereka di babak pertama datang dari Kristian Thorstvedt, yang menerima umpan matang Josh Doig dari sisi kiri. Sayangnya, tembakannya justru mengarah tepat ke penjaga gawang Udinese, Maduka Okoye, sehingga mudah diamankan.
Babak Kedua
Menjelang turun minum, Sassuolo mulai menemukan ritme permainan. Thorstvedt kembali memperoleh kesempatan, kali ini lewat sundulan dari situasi sepak pojok yang dikirim Armand Laurienté. Namun, bola masih melenceng dari tiang dekat. Meskipun belum menghasilkan gol, tanda-tanda kebangkitan tim tamu mulai terlihat.
Laurienté kemudian menjadi motor serangan utama Sassuolo. Winger asal Prancis itu melakukan penetrasi cepat di sisi kiri dan mengirim umpan berbahaya ke kotak penalti. Andrea Pinamonti yang berlari menyambut bola nyaris mencetak gol, tetapi gagal menjangkaunya. Kombinasi keduanya akhirnya membuahkan hasil beberapa saat kemudian.
Gol penyeimbang Sassuolo tercipta melalui kerja sama apik antara Pinamonti dan Laurienté. Dalam situasi serangan terorganisasi, Pinamonti dengan cerdik melakukan sentuhan tumit yang mengarahkan bola ke jalur lari Laurienté. Tanpa ragu, Laurienté melepaskan tembakan yang bersarang di gawang Udinese, membuat skor menjadi 1-1.
Momentum langsung berpihak pada Sassuolo. Hanya berselang dua menit setelah gol pertama, mereka berhasil membalikkan keadaan. Kali ini Pinamonti sendiri yang mencatatkan namanya di papan skor. Ia menyambut umpan silang Ulisses Garcia dengan sundulan yang mengenai tiang sebelum masuk ke gawang. Gol tersebut memastikan Sassuolo unggul 2-1 dan membuat tuan rumah terkejut.
Udinese sebenarnya sempat mengira mereka berhasil menyamakan kedudukan ketika Nicolò Bertola mencetak gol melalui penyelesaian di tiang jauh setelah situasi sepak pojok. Namun, setelah peninjauan VAR, gol itu dianulir karena terdapat pelanggaran handball dalam proses terjadinya gol. Keputusan tersebut membuat harapan tuan rumah untuk menyamakan skor pupus.
Hingga peluit akhir berbunyi, Udinese gagal menemukan gol penyeimbang. Kekalahan ini menjadi hasil negatif kedua secara beruntun bagi mereka di kompetisi liga, sekaligus membuat posisi mereka turun satu tingkat ke peringkat ke-10 klasemen. Sebaliknya, tambahan tiga poin sangat berarti bagi Sassuolo, yang kini berhasil melompati Udinese dan naik ke posisi kesembilan.
Kemenangan ini menunjukkan mentalitas kuat Sassuolo dalam menghadapi tekanan, terutama setelah tertinggal lebih dulu. Performa solid di babak kedua serta kontribusi penting dari Pinamonti dan Laurienté menjadi faktor utama keberhasilan mereka membawa pulang poin penuh dari laga tandang. Tuna55

Leave a Reply