Nostalgia atau Realita? Peluang Messi Kembali ke Barca – Lionel Messi berpisah
dengan Barcelona pada tahun 2021 dalam kondisi yang tidak ideal.
Situasi keuangan klub yang memburuk membuat manajemen gagal menawarkan
kontrak baru, sehingga sang megabintang harus hengkang
dengan status bebas transfer.
Setelah meninggalkan Catalan, ia melanjutkan karier di Paris Saint-Germain
sebelum akhirnya berlabuh ke Inter Miami. Meski demikian, wacana tentang
kemungkinan kembalinya Messi ke Camp Nou tidak pernah benar-benar hilang.
Nama Messi terus dikaitkan dengan Barcelona, terutama karena statusnya
sebagai figur paling bersejarah dalam perjalanan klub.
Janji Kandidat Presiden Soal Kepulangan Messi
Isu reuni Messi dengan Barcelona kembali menguat seiring memanasnya situasi
politik internal klub. Salah satu calon presiden, Victor Font, secara terbuka
menyatakan ambisinya untuk menghadirkan perpisahan yang layak bagi
legenda Argentina tersebut.
Font menilai pemain sekelas Messi pantas mendapatkan akhir karier yang
sepadan dengan warisan yang ia tinggalkan. Menurutnya, peluang itu
baru bisa terwujud jika terjadi perubahan kepemimpinan di klub.
Dalam wawancara dengan media AS, Font menegaskan bahwa gagasan
memulangkan Messi bukan sekadar strategi kampanye.
a mengeklaim rencana tersebut berlandaskan realitas serta keinginan
membangun kembali hubungan yang sempat retak.
Ia menyatakan bahwa rekonsiliasi dengan Messi tidak mungkin terjadi selama
kepemimpinan saat ini masih berlanjut. Namun, jika ia memenangkan pemilihan,
peluang untuk menghadirkan “tarian terakhir” Messi di Barcelona tetap terbuka.
Peluang Messi,Hubungan yang Retak dan Harapan Perpisahan Layak
Font juga menyoroti relasi antara Messi dan Barcelona yang menurutnya
mengalami kerusakan dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai Messi bukan
hanya simbol kejayaan klub di lapangan, tetapi juga figur yang merepresentasikan
nilai-nilai Barcelona: kerja keras, loyalitas, serta dedikasi.
Menurutnya, sang pemain pernah merasa dikecewakan dua kali oleh klub.
Pertama pada 2021 saat ia datang untuk menandatangani kontrak baru namun
akhirnya gagal karena situasi finansial. Kedua pada 2023 ketika ia berharap
kembali ke Barcelona di era pelatih Xavi Hernandez,
tetapi rencana itu tidak terwujud.
Font menegaskan bahwa pemain sebesar Messi tidak seharusnya mengakhiri
kisahnya bersama Barcelona tanpa momen perpisahan terbuka di stadion.
Ia berpendapat bahwa skenario ideal adalah sang legenda menutup kariernya di
atas lapangan dengan mengenakan seragam Blaugrana,
bukan sekadar salam perpisahan tertutup.
Namun, realisasi rencana itu tetap bergantung pada berbagai faktor,
termasuk kondisi Messi menjelang akhir 2026 serta hasil pemilihan presiden
klub. Ia menambahkan bahwa satu-satunya cara untuk memberikan
perpisahan pantas adalah jika kepemimpinan klub
berubah setelah tanggal pemungutan suara.
Font bukan satu-satunya kandidat yang mengangkat nama Messi
sebagai simbol rekonsiliasi masa lalu Barcelona. Kandidat lain, Marc Ciria,
juga sempat menarik perhatian publik dengan menampilkan spanduk besar
bergambar Messi merayakan gol ke gawang Real Madrid.
Para kandidat final presiden Barcelona dijadwalkan diumumkan awal Maret,
sementara pemungutan suara akan berlangsung pada 13 Maret bertepatan
dengan pertandingan La Liga melawan Sevilla. Situasi ini membuat masa depan
Messi sekaligus arah kepemimpinan klub kembali menjadi sorotan,
terutama bagi para pendukung yang berharap legenda mereka dapat menutup
karier dengan cara yang lebih layak dan berkesan Tuna55.

Leave a Reply