Hasil Melbourne City FC vs Gangwon FC – Pertandingan kedelapan fase liga AFC Champions League Elite 2025/26 menghadirkan duel ketat antara Melbourne City FC dan Gangwon FC yang berakhir tanpa gol. Laga yang digelar di Melbourne pada Rabu tersebut berkesudahan 0-0, hasil yang cukup bagi wakil Korea Selatan itu untuk memastikan tiket ke babak 16 besar. Tim asuhan Chung Kyung-ho lolos dengan dramatis sekaligus menyingkirkan sesama klub K League 1, Ulsan HD FC, dari persaingan.
Kepastian kelolosan Gangwon tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan mereka sendiri, tetapi juga oleh skor laga lain di grup wilayah timur. Ulsan yang pada saat bersamaan bermain melawan Shanghai Port FC juga hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Kombinasi dua hasil tersebut membuat Gangwon finis di peringkat kedelapan klasemen akhir fase liga. Posisi itu sudah cukup untuk membawa mereka melaju ke fase gugur, di mana mereka dijadwalkan menghadapi klub Jepang, FC Machida Zelvia, pada babak 16 besar bulan depan.
Sementara itu, Melbourne City sebenarnya sudah memastikan tempat di fase berikutnya sebelum pertandingan ini dimulai. Meski gagal meraih kemenangan di laga terakhir fase liga, klub asal Australia itu tetap menutup fase ini di posisi kelima dari total 12 tim peserta. Peringkat tersebut membuat mereka akan berhadapan dengan wakil Thailand, Buriram United, dalam duel dua leg di babak 16 besar.
Jalannya Pertandingan Melbourne City FC vs Gangwon FC
Jalannya pertandingan sendiri berlangsung hati-hati sejak menit awal. Kedua tim terlihat bermain disiplin dan tidak ingin melakukan kesalahan fatal. Peluang pertama tercipta pada menit ke-18 melalui gelandang Gangwon, Kang Yun-gu. Ia mencoba peruntungannya dengan tembakan jarak jauh setelah menusuk dari sisi kanan. Sepakan kaki kirinya sempat mengecoh kiper Melbourne City, Patrick Beach, tetapi bola melenceng tipis di sisi kiri gawang.
Melbourne City merespons lima menit kemudian lewat peluang yang berawal dari kesalahan pemain belakang Gangwon, Song Jun-seok. Umpan yang kurang sempurna di area pertahanan sendiri direbut oleh Medin Memeti. Gelandang tuan rumah itu langsung melepaskan tembakan, namun kiper Park Chung-hyo sigap mengamankan bola dan menggagalkan ancaman.
Sejumlah percobaan lain sempat dilepaskan Ryan Teague dan Kavian Rahmani, tetapi upaya mereka belum cukup berbahaya untuk menaklukkan Park. Gangwon juga mencoba menekan lewat Kang Yun-gu yang kembali mengancam melalui sepakan keras kaki kiri, namun bola melambung di atas mistar. Hingga pertengahan babak pertama, kedua tim kesulitan menciptakan peluang matang yang benar-benar menguji kiper lawan.
Babak Kedua
Menjelang turun minum, Park Chung-hyo menjadi sosok penting bagi Gangwon. Pada menit ke-42, ia melakukan penyelamatan gemilang saat menepis tendangan melengkung Alessandro Lopane dari jarak sekitar 20 meter. Bola yang mengarah ke sudut atas gawang berhasil ditepis keluar dengan aksi terbang sang penjaga gawang. Tiga menit berselang, Park kembali menunjukkan refleks cepat ketika Andreas Kuen mengirim umpan terobosan kepada Memeti. Percobaan pemain Melbourne itu berhasil dihentikan sebelum melewati garis gawang.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Song Jun-seok dan Lee Seung-won mencoba mencetak gol bagi Gangwon, tetapi akurasi tembakan keduanya masih jauh dari sasaran. Peluang terbaik tim tamu datang pada menit ke-62 lewat Mo Jae-hyeon, yang nyaris memecah kebuntuan saat Gangwon mulai tampil lebih berani menekan pertahanan lawan.
Melbourne City sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk mencuri kemenangan menjelang akhir pertandingan. Pada menit ke-77, Andreas Kuen lolos dari kawalan dan berhadapan dengan lini belakang Gangwon. Setelah berhasil melewati penjaganya, ia mendapat ruang tembak yang ideal. Namun penyelesaiannya kurang maksimal karena bola justru mengarah tepat ke pelukan Park. Kesempatan itu pun terbuang sia-sia.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap tidak berubah. Hasil imbang tanpa gol tersebut memastikan Gangwon FC melangkah ke babak 16 besar, sementara Melbourne City tetap melanjutkan perjalanan mereka sebagai salah satu tim unggulan di fase gugur. Pertandingan ini menegaskan pentingnya disiplin bertahan dan performa kiper, yang terbukti menjadi faktor penentu dalam duel ketat tanpa gol tersebut. Tuna55

Leave a Reply