Mainoo dan Revolusi Senyap di Era Carrick – Karier Kobbie Mainoo mengalami

perubahan drastis dalam waktu singkat. Setelah sebelumnya minim

kesempatan bermain pada era Ruben Amorim, situasi sang gelandang

muda berbalik sejak Michael Carrick mengambil alih peran pelatih

di Manchester United. Kini Mainoo menjelma menjadi figur penting

di lini tengah tim berjuluk Setan Merah tersebut.

Dari Tersisih Menjadi Pilar Penting

Perjalanan Mainoo musim ini sempat diwarnai masa sulit.

Ia pernah tersingkir dari rencana utama pelatih sebelumnya sehingga menit

bermainnya sangat terbatas. Kondisi itu membuat pemain muda timnas Inggris

tersebut merasa kurang nyaman di Old Trafford, bahkan sempat

mempertimbangkan hengkang demi mendapat peluang tampil lebih rutin.

Namun kedatangan Carrick membawa perubahan besar. Sang pelatih langsung

menunjukkan kepercayaan penuh, dan Mainoo membalasnya dengan performa

impresif di lapangan. Dampaknya terasa instan, terutama pada keseimbangan lini

tengah United yang kini mampu mencatatkan lima pertandingan

liga tanpa kekalahan.

Carrick sendiri menegaskan bahwa keputusannya memainkan Mainoo

bukanlah hal sulit. Ia mengaku sudah mengenal sang pemain sejak usia remaja

saat masih terlibat dalam proses pelatihan lisensi kepelatihan.

Menurutnya, pengalaman panjang itu membuat ia paham betul kualitas

dan potensi besar yang dimiliki Mainoo.

Revolusi Senyap,Kepercayaan, Kesabaran, dan Instruksi Sederhana

Carrick juga menyoroti kekuatan mental Mainoo yang dinilai luar biasa untuk

pemain seusianya. Banyak orang, kata dia,

sering lupa bahwa gelandang tersebut masih sangat muda, namun sudah mampu

tampil percaya diri di panggung besar bersama klub sebesar Manchester United.

Ia mengakui bahwa performa Mainoo sempat menurun akibat jarang bermain

sebelumnya. Karena itu, fokus utama staf pelatih saat ini bukan langsung

menuntut kesempurnaan, melainkan memberi ruang agar sang pemain

menemukan kembali ritme dan rasa percaya diri di lapangan.

Pelatih asal Inggris itu sengaja tidak membebani Mainoo dengan instruksi taktik

yang rumit. Ia hanya memberikan arahan sederhana, terutama terkait posisi

dan keseimbangan tim. Selebihnya, Carrick memilih mempercayakan

permainan pada insting alami sang pemain.Menurutnya, pendekatan

tersebut penting agar Mainoo bisa mengekspresikankemampuan terbaiknya

tanpa tekanan berlebih. Carrick menegaskan keyakinannya bahwa didikan

akademi klub itu adalah pemain istimewa dengan bakat besar yang

masih bisa berkembang jauh lebih tinggi di masa depan Tuna55.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *