Lecce Tak Berkutik, Inter Menjauh dalam Perburuan Scudetto – Lecce harus
mengakui keunggulan Inter Milan saat kedua tim bertemu pada pekan ke-26
Liga Italia musim 2025/2026 di Stadion Via Del Mare, Minggu (22/02/2026)
dini hari WIB. Tim tamu tampil lebih dominan sepanjang pertandingan
dan mampu mengontrol jalannya laga sejak menit awal.
Inter sebenarnya menciptakan banyak peluang berbahaya, tetapi efektivitas
penyelesaian akhir membuat mereka hanya mampu mencetak dua gol.
Henrikh Mkhitaryan dan Manuel Akanji menjadi pencetak gol yang memastikan
kemenangan Nerazzurri di kandang Lecce.
Tambahan tiga poin ini membuat Inter mengoleksi 64 poin dari 26 pertandingan,
sekaligus memperlebar jarak menjadi 10 angka dari AC Milan yang menempati
posisi kedua. Sebaliknya, Lecce masih berkutat di zona rawan degradasi
dengan 24 poin dan berada di peringkat ke-17 klasemen sementara.
Tekanan Awal Inter dan Perlawanan Lecce
Sejak peluit awal dibunyikan, tempo pertandingan langsung tinggi.
Inter hampir saja membuka skor pada menit pertama ketika Marcus Thuram
memanfaatkan lemparan ke dalam Yann Bisseck,
tetapi upaya tersebut digagalkan blok penting dari Gaspar
yang bahkan harus mendapat perawatan setelahnya.
Tekanan Inter berlanjut beberapa menit kemudian lewat aksi di sisi kiri.
Federico Dimarco mencoba menembak dengan kaki kanan, namun bola
hanya melintas tipis di samping gawang tanpa mengarah tepat sasaran.
Peluang emas kembali datang pada menit kesembilan melalui sepakan voli
Henrique dari dalam kotak penalti. Bola sempat mengenai pemain bertahan
Lecce sehingga arah berubah dan memaksa kiper melakukan penyelamatan
krusial sebelum akhirnya diamankan.
Pada menit ke-23, Davide Frattesi mengirim umpan terobosan matang kepada
Thuram yang lolos dalam situasi satu lawan satu.
Ia sempat menaklukkan penjaga gawang, tetapi gol tersebut tak dihitung
karena bendera offside sudah lebih dulu terangkat.
Lecce kemudian mulai berani keluar menyerang. Kesempatan mereka datang
pada menit ke-33 lewat Ylber Ramadani yang berhasil melewati penjagaan
di kotak penalti, namun tembakannya melambung jauh di atas mistar.
Menjelang turun minum, sundulan Sebastiano Esposito masih mampu
ditepis Wladimiro Falcone sehingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Perburuan Scudetto, Gol Penentu di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Inter kembali meningkatkan intensitas permainan
dan langsung menekan pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-52,
Dimarco sempat mencetak gol setelah menyambar bola liar di depan gawang.
Namun selebrasi tersebut hanya berlangsung singkat karena VAR meninjau
proses gol dan memutuskan untuk menganulirnya. Wasit menilai Thuram
sudah berada dalam posisi offside sebelum rangkaian serangan terjadi.
Meski gol dibatalkan, dominasi Inter tidak berkurang.
Mereka terus menguasai bola dan membangun serangan dari kedua sisi
lapangan, terutama memanfaatkan umpan silang akurat Dimarco.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-75 melalui situasi bola mati.
Sepak pojok Dimarco tidak dibersihkan sempurna oleh lini belakang Lecce,
dan Mkhitaryan memanfaatkan bola pantul dengan sepakan terarah yang
tak mampu dijangkau Falcone, membawa Inter unggul 1-0.
Hanya tiga menit berselang, Lecce hampir kebobolan lagi saat Inter melancarkan
serangan balik cepat. Falcone melakukan penyelamatan gemilang sebelum
Gabriel menyapu bola tepat di garis gawang.
Tekanan beruntun Inter akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-82.
Manuel Akanji menanduk masuk umpan sepak pojok Dimarco untuk
menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Skor tersebut bertahan
hingga peluit panjang berbunyi, menandai kemenangan Tuna55 meyakinkan
tim tamu atas Lecce.

Leave a Reply