Kontribusi Krusial Dimarco Warnai Laga Lecce vs Inter – Bek sayap Inter Milan,
Federico Dimarco, terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan saat timnya
menghadapi Lecce dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (22/02/2026) dini hari WIB.
Pertandingan pekan ke-26 Serie A 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Via
del Mare itu berjalan dengan dominasi penuh dari kubu Nerazzurri sejak menit
awal hingga akhir laga. Inter tampil menekan dan mampu menciptakan sejumlah
peluang, meski sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat tuan rumah.
Pada akhirnya, Inter sukses mengamankan kemenangan 2-0. Dua gol
kemenangan tim tamu dicetak oleh Henrikh Mkhitaryan dan Manuel Akanji.
Lecce vs Inter, Performa Gemilang Dimarco di Sisi Kiri
Dimarco kembali menunjukkan kualitasnya sebagai bek kiri modern yang
komplet. Ia tampil kokoh dalam bertahan sekaligus aktif membantu serangan,
membuat lini pertahanan Lecce terus berada di bawah tekanan.
Perannya sangat vital dalam terciptanya dua gol Inter. Gol pertama yang dicetak
Mkhitaryan berawal dari sepak pojok Dimarco yang gagal dibuang dengan
sempurna oleh barisan belakang Lecce.
Situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik hingga berbuah gol pembuka.
Kontribusi pemain asal Italia itu berlanjut pada gol kedua.
Umpan sepak pojoknya kembali akurat dan kali ini mengarah tepat ke Manuel
Akanji yang sukses menuntaskannya menjadi gol tambahan bagi Inter.
Dimarco bahkan sempat mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52.
Namun, gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR menunjukkan
adanya posisi offside dari rekan setimnya sebelum proses gol terjadi.
Statistik Mentereng yang Mengantar Penghargaan
Penampilan impresif Dimarco membuatnya diumumkan sebagai Man of the
Match melalui akun resmi media sosial Serie A di platform X.
Dalam pengumuman tersebut disebutkan bahwa ia terpilih sebagai pemain
terbaik versi Panini untuk laga #LecceInter.
Berdasarkan data statistik Fotmob, kontribusi Dimarco sepanjang pertandingan
sangat menonjol. Ia mencatatkan lima tembakan dengan dua di antaranya tepat
sasaran. Selain itu, ia juga menorehkan total 42 operan dengan tingkat akurasi
tinggi 36 di antaranya berhasil mencapai target.
Dari distribusi bolanya, Dimarco mampu menciptakan lima peluang bagi rekan
setim serta menyumbang satu assist. Ia juga tampil efektif saat menggiring
bola dengan dua percobaan dribel yang semuanya sukses. Di sektor umpan
silang, Dimarco melepaskan 15 crossing dan tujuh di antaranya tepat sasaran.
Ia juga mencatatkan dua umpan panjang meski belum ada yang berhasil
menemui target. Kontribusinya di lini belakang tak kalah penting.
Dimarco melakukan satu tekelsukses, satu intersep, serta enam kali
merebut kembali penguasaan bola. Dalam duel perebutan bola,
ia terlibat enam kali dan berhasil memenangkan empat di antaranya,
menegaskan performa lengkap yang membuatnya layak
menyandang predikat pemain terbaik laga Tuna55 tersebut.

Leave a Reply