Kabar Buruk untuk Nerazzurri, Lautaro Alami Cedera Otot – Inter Milan

menghadapi kabar kurang menggembirakan setelah memastikan kondisi terbaru

sang kapten, Lautaro Martinez. Penyerang asal Argentina itu mengalami

gangguan otot yang berpotensi membuatnya menepi cukup lama,

sehingga peluang tampil di Derby Milan menjadi diragukan.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Prediksi Waktu Pemulihan

Cedera tersebut dialami Lautaro saat tampil dalam laga Liga Champions

melawan FK Bodø/Glimt. Ia merasakan ketidaknyamanan pada bagian betis

dan akhirnya harus ditarik keluar di babak kedua.

Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan,

Inter mengonfirmasi adanya masalah pada otot soleus kaki kiri sang striker.

Tes medis menunjukkan adanya strain otot yang membutuhkan masa pemulihan.

Pihak klub memilih pendekatan hati-hati agar kondisi pemain tidak memburuk.

Evaluasi lanjutan dijadwalkan dilakukan pekan depan guna

memantau perkembangan penyembuhan.

Sejumlah laporan media Italia menyebutkan Lautaro kemungkinan harus

beristirahat sekitar tiga hingga empat minggu.

Jika prediksi ini akurat, ia hampir pasti tidak bisa tampil dalam Derby Milan

yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan 8 Maret.

Meski begitu, ada pula sumber yang menyebut Inter masih menyimpan

harapan sang penyerang dapat pulih lebih cepat dari perkiraan.

Lautaro Alami Cedera,Dampak bagi Inter dan Jadwal Laga yang Terancam Dilewatkan

Apabila harus menepi sesuai estimasi umum,

Lautaro diprediksi absen dalam beberapa pertandingan penting.

Di antaranya duel Serie A melawan Lecce dan Genoa, laga Liga Champions

kontra Bodø/Glimt, serta pertandingan Coppa Italia menghadapi Como.

Absennya pemain berusia 27 tahun tersebut jelas menjadi pukulan bagi

Nerazzurri, mengingat perannya sangat vital di lini depan.

Sepanjang musim ini, Lautaro tampil sebagai mesin gol utama tim.

Ia telah mengoleksi 18 gol dan empat assist dari 35 penampilan di berbagai

kompetisi. Statistik itu menunjukkan betapa besarnya kontribusi sang kapten

dalam menjaga daya saing Inter baik di kompetisi domestik maupun Eropa.

Kini fokus utama tim adalah mencari alternatif di sektor serangan sembari

memastikan proses pemulihan Lautaro berjalan optimal.

Staf medis klub berupaya menghindari risiko cedera berulang, sehingga

Tuna55 bisa dalam melakukan penanganan secara bertahap

dan juga penuh kehati-hatian.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *