Jaminan Menjanjikan dari Pelatih Ilia Topuria Khusus Kepada Justin Gaethje, Akan Bernasib Sama dengan Charles Oliveira – Ambisi perebutan sabuk juara kelas ringan UFC semakin memanas setelah nama Justin Gaethje kembali disebut sebagai kandidat paling kuat untuk mendapatkan kesempatan perebutan gelar. Petarung asal Amerika Serikat itu saat ini berstatus pemegang sabuk interim, posisi yang secara logika menempatkannya selangkah lagi menuju duel melawan juara utama divisi, Ilia Topuria.

Di tengah spekulasi publik mengenai kemungkinan laga besar antara Topuria dan Islam Makhachev, banyak pengamat menilai bahwa Gaethje justru merupakan lawan paling realistis dalam waktu dekat. Statusnya sebagai juara interim membuat pertarungan unifikasi gelar menjadi skenario yang paling masuk akal secara kompetitif maupun bisnis.

Disisi Kubu Ilia Topuria Sebut Javi Climent Terlalu Percaya Diri

Pihak kubu Topuria sendiri tampaknya sudah bersiap menghadapi siapa pun penantang berikutnya. Sang pelatih, Javi Climent, bahkan melontarkan pernyataan yang terdengar sangat percaya diri—bahkan cenderung mengintimidasi. Ia menegaskan keyakinannya bahwa Gaethje tidak akan mampu bertahan lama jika benar-benar berhadapan dengan anak asuhnya di oktagon.

Dalam wawancara yang dikutip dari laporan media MMA internasional, Climent menyebut bahwa pertarungan tersebut hampir pasti tidak akan berlangsung lama. Ia tidak menyebut waktu pasti seperti hitungan detik atau menit, namun ia yakin sepenuhnya duel akan berakhir pada ronde pertama. Menurutnya, begitu Topuria mendaratkan serangan pertama secara efektif, lawan akan langsung kehilangan kesempatan untuk membalas.

Climent menegaskan bahwa kepercayaan dirinya bukan sekadar omongan kosong. Ia menilai gaya bertarung Gaethje yang agresif justru menjadi kelemahan fatal ketika menghadapi petarung dengan presisi pukulan dan timing seperti Topuria. Ia bahkan membandingkan potensi nasib Gaethje dengan pengalaman Charles Oliveira, yang sebelumnya tumbang lewat knockout cepat saat menghadapi petarung yang sama.

Penjelasan Climent Soal Ilia Topuria

Menurut Climent, kesalahan terbesar seorang petarung saat melawan Topuria adalah mencoba bertukar pukulan secara terbuka. Ia menilai strategi menyerang tanpa perhitungan hanya akan mempercepat kekalahan. Dalam analisanya, Gaethje memiliki beberapa pola kebiasaan teknis yang sudah dipelajari secara detail oleh tim pelatih. Jika pola tersebut muncul saat pertandingan nanti, Climent yakin hal itu justru akan menjadi celah yang dimanfaatkan untuk mengakhiri laga dengan cepat.

Sementara itu, laporan media olahraga Spanyol menyebutkan bahwa Topuria kini sudah kembali menjalani program latihan intensif setelah sebelumnya menyelesaikan urusan pribadi. Disebutkan pula bahwa ia menargetkan kembali naik oktagon dalam ajang besar yang direncanakan berlangsung pada bulan Juni di Amerika Serikat. Walau begitu, hingga saat ini pihak UFC belum merilis pengumuman resmi mengenai siapa lawan yang akan dihadapinya dalam event tersebut.

Situasi ini membuat spekulasi terus berkembang di kalangan penggemar MMA. Banyak yang percaya bahwa duel Topuria vs Gaethje berpotensi menjadi salah satu pertarungan paling eksplosif tahun ini, mengingat kedua petarung sama-sama dikenal memiliki gaya bertarung agresif dan kemampuan knockout tinggi. Pertarungan semacam itu hampir pasti akan menyita perhatian publik global, bukan hanya karena taruhannya adalah sabuk juara, tetapi juga karena reputasi keduanya sebagai finisher berbahaya.

Jika laga itu benar-benar terwujud, maka bukan sekadar gelar Tuna55 yang dipertaruhkan, melainkan juga pembuktian siapa petarung paling dominan di divisi ringan saat ini. Gaethje akan berusaha membuktikan bahwa status interim bukan sekadar gelar sementara, sedangkan Topuria ingin menunjukkan bahwa dirinya memang pantas menyandang gelar juara utama.

Dengan kondisi persaingan yang semakin memanas, satu hal yang pasti: siapa pun yang keluar sebagai pemenang nantinya akan mengukuhkan diri sebagai penguasa sejati kelas ringan UFC. Dan jika prediksi kubu Topuria benar, laga tersebut bisa saja berakhir jauh lebih cepat dari yang dibayangkan banyak orang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *