Inter Tak Terbendung, Sassuolo Kalah dari Sang Pemuncak Klasemen – Inter
Milan menunjukkan performa dominan saat bertandang ke Mapei Stadium,
markas Sassuolo, pada Senin (9/2/2026) dini hari WIB. Tim berjuluk Nerazzurri itu
menang telak 5-0 dalam lanjutan Serie A 2025/2026 sekaligus memperlebar
jarak di puncak klasemen menjadi delapan poin.
Inter Tak Terbendung Pesta Gol di Markas Sassuolo
Kemenangan meyakinkan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Inter di
kompetisi domestik menjadi 12 pertandingan beruntun. Konsistensi tersebut
semakin menegaskan posisi mereka sebagai salah satu kandidat
terkuat peraih gelar musim ini.
Hasil positif ini juga menjadi kemenangan kelima berturut-turut Inter
di semua kompetisi. Setelah laga ini, pasukan asuhan Cristian Chivu
akan mengalihkan fokus ke pertandingan besar melawan Juventus pekan depan.
Di sisi lain, Sassuolo harus puas tertahan di peringkat ke-11 klasemen
dan melihat tren dua kemenangan beruntun mereka terhenti.
Pemuncak Klasemen Dimarco Bersinar, Inter Kuasai Jalannya Laga
Sassuolo yang menurunkan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes,
sebenarnya nyaris mencetak gol cepat ketika laga baru berjalan satu menit.
Ismael Koné sempat mengecoh kiper Yann Sommer dari jarak dekat,
namun Federico Dimarco melakukan sapuan krusial tepat di garis gawang.
Peluang tersebut justru menjadi titik awal dominasi Inter.
Gol pembuka lahir pada menit ke-11 melalui sundulan Yann Bisseck yang
memanfaatkan sepak pojok Dimarco, menjadi gol keduanya di Serie A musim ini.
Inter terus menekan. Dimarco hampir menggandakan keunggulan lewat
tendangan bebas jarak jauh yang membentur mistar. Keunggulan akhirnya
bertambah ketika umpan silangnya dari sisi kiri disambar Marcus Thuram dari
jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Sassuolo sempat mencetak gol lewat Kristian Thorstvedt menjelang turun minum,
namun VAR menganulirnya karena posisi offside.
Memasuki babak kedua, Inter semakin agresif.
Lima menit setelah jeda, Lautaro Martínez memanfaatkan celah di lini belakang
tuan rumah. Dengan kontrol dada yang baik, kapten Inter melepaskan tembakan
akurat yang tidak mampu dihentikan Arijanet Murić.
Dominasi Nerazzurri berlanjut dengan gol keempat yang kembali berawal
dari kontribusi Dimarco. Sepak pojoknya disambut sundulan Manuel Akanji.
Situasi makin sulit bagi Sassuolo setelah Nemanja Matić menerima
kartu kuning kedua akibat protes berlebihan,
membuat tuan rumah harus bermain dengan sepuluh pemain.
Unggul jumlah pemain, Inter semakin leluasa mengendalikan pertandingan.
Thuram sempat nyaris menambah gol,
tetapi peluangnya masih ditepis Murić hingga membentur mistar.
Gol penutup akhirnya dicetak Luis Henrique lewat sepakan terarah
dari dalam kotak penalti, memastikan kemenangan telak 5-0 untuk Inter Milan.
Kemenangan ini bukan hanya mempertegas dominasi Inter dalam laga tersebut,
tetapi juga menunjukkan kedalaman skuad serta efektivitas serangan yang
menjadi modal penting menghadapi jadwal padat
dan persaingan gelar Tuna55 hingga akhir musim.

Leave a Reply