Hasil FC Seoul vs Sanfrecce Hiroshima – Pertandingan sengit tersaji ketika FC Seoul harus puas berbagi angka 2-2 melawan Sanfrecce Hiroshima dalam laga terakhir fase liga AFC Champions League Elite 2025/26™ yang berlangsung Selasa di Mokdong Stadium. Hasil ini terasa pahit bagi wakil Korea Selatan karena mereka sudah unggul dua gol lebih dulu sebelum tim tamu bangkit secara dramatis di masa tambahan waktu.
Dua gol telat yang dicetak Ryo Germain dan Kosuke Kinoshita memastikan Hiroshima pulang dengan satu poin penting. Hasil tersebut membuat posisi FC Seoul di klasemen masih belum aman. Klub asuhan Kim Gi-dong kini mengoleksi 10 poin dari delapan pertandingan dan harus menunggu hasil laga lain di Zona Timur untuk memastikan apakah mereka lolos ke babak 16 besar. Sementara itu, Hiroshima yang sudah memastikan tiket sebelumnya menutup fase ini dengan 15 poin.
Jalannya Pertandingan FC Seoul vs Sanfrecce Hiroshima
Pada awal pertandingan, FC Seoul sebenarnya lebih banyak berada di bawah tekanan. Namun mereka justru mampu mencuri keunggulan lebih dulu lewat serangan balik cepat. Situasi bermula dari kegagalan skema sepak pojok Hiroshima. Song Min-kyu merebut bola di wilayah sendiri dan berlari cepat menuju area pertahanan lawan sebelum memberikan umpan terobosan kepada Choi Jun. Bek Hiroshima, Hayao Kawabe, melakukan pelanggaran ceroboh yang menjatuhkan Choi di kotak penalti.
Wasit Khaled Al Turais tanpa ragu menunjuk titik putih. Patryk Klimala yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Ia menendang bola ke arah berlawanan dari arah terjun kiper Keisuke Osako, membawa tuan rumah unggul 1-0 pada menit ke-10.
Hiroshima hampir langsung menyamakan skor tiga menit kemudian. Taishi Matsumoto mendapatkan peluang, tetapi tembakannya kurang bersih sehingga bola hanya bergulir melintasi muka gawang. Tak lama setelah itu, kiper FC Seoul Gu Sung-yun harus bereaksi cepat untuk menepis sundulan bek Hrvoje Babec yang justru mengarah ke gawang sendiri.
Petaka bagi Hiroshima datang lagi pada menit ke-27. Jeong Seung-won mengirim sepak pojok melengkung dari sisi kiri dan secara mengejutkan Naoyo Arai malah menanduk bola ke gawangnya sendiri dari jarak dekat. Gol bunuh diri tersebut membuat FC Seoul unggul dua gol.
Tuan rumah nyaris menambah keunggulan ketika sundulan looping Song membentur bagian atas mistar. Menjelang turun minum, Arai mencoba menebus kesalahannya lewat tendangan bebas, tetapi bola berhasil ditepis Gu sebelum melewati garis.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Hiroshima meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-60, Arai hampir mencetak gol ketika tendangan tidak sempurnanya mengarah pelan ke sudut bawah gawang. Namun Gu kembali tampil sigap dengan menjangkau bola tepat waktu.
FC Seoul juga memperoleh peluang melalui Cho Young-wook yang melepaskan tembakan kaki kanan, tetapi bola melebar. Di sisi lain, Sota Nakamura dari Hiroshima menyia-nyiakan kesempatan emas setelah menerima umpan tarik Kinoshita—tembakannya justru melambung dari jarak dekat.
Menjelang akhir pertandingan, tensi semakin meningkat. Pemain pengganti tuan rumah, Leonardo Ruiz, hampir memastikan kemenangan ketika tembakannya saat berlari menghantam jaring samping. Namun justru di masa tambahan waktu, Hiroshima menunjukkan mentalitas pantang menyerah.
Pada menit ke-93, Ryo Germain berhasil menyambar bola di depan gawang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Gol tersebut memberi energi baru bagi tim tamu. Tiga menit kemudian, Kosuke Kinoshita menyundul umpan silang Takaaki Shichi dari sisi kiri dan bola bersarang di gawang FC Seoul. Skor pun berubah menjadi 2-2.
Peluit panjang akhirnya berbunyi dengan hasil imbang dramatis. Bagi Hiroshima, hasil ini mempertegas status mereka sebagai tim yang sulit dikalahkan. Sementara bagi FC Seoul, satu poin ini terasa seperti kekalahan karena mereka harus menunggu dengan cemas hasil pertandingan lain untuk mengetahui nasib mereka di kompetisi.
Laga ini menjadi bukti bahwa sepak bola tak pernah selesai hingga detik terakhir. Keunggulan dua gol belum tentu menjamin kemenangan, dan Sanfrecce Hiroshima membuktikannya dengan comeback luar biasa yang mengguncang tuan rumah di hadapan pendukung sendiri. Tuna55

Leave a Reply