Eric Garcia Bangkit di Barcelona dan Mimpi Piala Dunia 2026 Bersama Spanyol Mulai Menyala – Perjalanan karier Eric Garcia bersama Barcelona sempat naik turun dalam beberapa musim terakhir. Bek yang pernah dianggap sebagai pelapis kini justru tampil sebagai salah satu pemain paling konsisten dalam skuad. Kebangkitan ini bukan terjadi secara instan, melainkan hasil dari proses panjang yang melibatkan perubahan peran, kepercayaan pelatih, dan peningkatan mentalitas bermain.
Di bawah arahan pelatih Hansi Flick, Eric Garcia Bangkit berkembang menjadi pemain yang sangat fleksibel. Ia tidak hanya dimainkan sebagai bek tengah, tetapi juga pernah ditempatkan sebagai bek kanan hingga gelandang bertahan untuk menyesuaikan kebutuhan taktik tim. Fleksibilitas tersebut membuatnya menjadi aset penting dalam menjaga keseimbangan permainan Barcelona, terutama saat tim dilanda cedera pemain belakang.
Perkembangan ini menandai fase baru dalam karier Garcia. Setelah sempat dipinjamkan dan diragukan masa depannya di klub, ia kini kembali mendapatkan kepercayaan penuh. Barcelona bahkan memperpanjang kontraknya hingga 2031 sebagai bentuk keyakinan terhadap kontribusi jangka panjangnya.
Eric Garcia Bangkit Konsistensi yang Membuatnya Tak Tergantikan
Musim 2025–2026 menjadi momentum penting bagi Garcia. Ia disebut sebagai salah satu pemain paling berkembang di dalam skuad berkat performa stabil di berbagai posisi. Konsistensi ini membuatnya semakin sering dipercaya tampil sebagai starter dalam pertandingan penting.
Tak hanya itu, Eric Garcia Bangkit juga mencapai tonggak penting dengan mencatat penampilan ke-150 bersama Barcelona—sebuah pencapaian yang menunjukkan perannya semakin signifikan di dalam tim utama.
Kepercayaan dari pelatih dan staf tidak datang tanpa alasan. Garcia dikenal memiliki kecerdasan taktik dan ketenangan saat menguasai bola, kualitas yang sangat dibutuhkan dalam sistem permainan Barcelona yang menuntut penguasaan bola dan distribusi umpan yang rapi.
Bahkan, beberapa pihak internal klub menilai Garcia memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat. Ia disebut berpotensi menjadi kapten Barcelona di masa depan karena karakter dan pengaruhnya di ruang ganti.
Dari Pemain Pelapis Menjadi Pilar Penting
Kebangkitan Garcia juga tidak lepas dari pengalaman sebelumnya, termasuk masa peminjaman yang membantunya mendapatkan kembali kepercayaan diri dan menit bermain reguler. Setelah kembali, ia tampil lebih matang dan siap bersaing di level tertinggi.
Di musim ini, kemampuannya bermain di berbagai posisi membantu Barcelona tetap kompetitif di beberapa kompetisi sekaligus. Rotasi skuad yang padat membuat pemain serba bisa seperti Garcia menjadi kunci stabilitas tim.
Ia sendiri mengakui bahwa bermain di banyak posisi adalah tantangan, tetapi juga peluang untuk terus berkembang. Garcia merasa nyaman menjalankan berbagai peran selama dapat membantu tim meraih hasil positif.
Kepercayaan diri tersebut tercermin dari sikapnya yang semakin vokal di lapangan. Ia tidak hanya menjalankan tugas defensif, tetapi juga ikut mengatur ritme permainan dari lini belakang.
Mimpi Piala Dunia 2026 Bersama Spanyol
Kebangkitan performa di level klub secara otomatis membuka kembali peluang Garcia di tim nasional Spanyol. Ia bukan nama baru dalam skuad La Roja—sebelumnya ia sudah tampil di Euro 2020, Piala Dunia 2022, serta meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
Dengan performa yang kembali stabil dan peran yang semakin penting di Barcelona, peluang Garcia untuk masuk dalam rencana jangka panjang tim nasional mulai kembali dibicarakan. Konsistensi di klub sering menjadi faktor utama bagi pelatih timnas dalam menentukan pilihan pemain untuk turnamen besar.
Piala Dunia 2026 pun menjadi target realistis bagi bek berusia 24 tahun tersebut. Jika mampu mempertahankan performa dan menit bermain reguler, Garcia memiliki modal pengalaman internasional dan kedewasaan taktik untuk bersaing memperebutkan tempat di lini belakang Spanyol.
Selain itu, kemampuan bermain di beberapa posisi memberi nilai tambah yang besar dalam turnamen singkat seperti Piala Dunia, di mana fleksibilitas skuad sering menjadi penentu keberhasilan tim.
Momentum yang Harus Dijaga
Kisah Eric Garcia saat ini adalah contoh bagaimana pemain yang sempat diragukan dapat bangkit melalui kerja keras dan adaptasi. Ia berubah dari pemain rotasi menjadi sosok yang dianggap penting dalam proyek Barcelona era baru.
Target jangka pendeknya adalah membantu Barcelona meraih trofi dan menjaga momentum kemenangan yang bisa meningkatkan kepercayaan diri tim sepanjang musim Tuna55.
Jika tren positif ini terus berlanjut, Garcia tidak hanya berpotensi menjadi pemimpin masa depan di klub, tetapi juga bagian penting dalam rencana Spanyol menuju Piala Dunia 2026. Kebangkitan yang ia tunjukkan saat ini menjadi sinyal bahwa kariernya masih berada pada fase menanjak—dan panggung terbesar sepak bola dunia bisa menjadi tujuan berikutnya.

Leave a Reply