Dominasi Newcastle di Azerbaijan, Hujan Gol Tercipta – Newcastle United
menunjukkan mental baja di panggung Eropa.
Bertandang ribuan kilometer ke Baku, pasukan Eddie Howe justru tampil
menggila dengan menghancurkan Qarabag 6-1 pada Kamis (19/2/2026) dini hari
WIB. Kemenangan telak ini menempatkan satu kaki The Magpies di babak 16
besar Liga Champions 2025/2026.
Hasil tersebut menjadi salah satu margin kemenangan terbesar Newcastle di
kompetisi Eropa sekaligus mendekatkan mereka pada pencapaian bersejarah:
lolos ke fase gugur Liga Champions untuk pertama kalinya.
Perjalanan menuju laga ini tidak mudah. Newcastle harus menempuh jarak 2.529
mil ke ibu kota Azerbaijan, Baku—perjalanan tandang terjauh yang pernah
mereka jalani di Liga Champions. Banyak pihak memprediksi faktor kelelahan
serta badai cedera akan menghambat performa tim Inggris itu.
Namun semua keraguan langsung sirna hanya dalam hitungan menit.
Dominasi Newcastle, Start Kilat dan Hat-trick Cepat Gordon
Belum genap tiga menit, Newcastle sudah membuka keunggulan.
Umpan terobosan Dan juga Burn yang akhirnya disambut oleh Anthony Gordon
yang tentunya dengan tenang akhirnya bisa dalam menaklukkan Mateusz
Kochalski. Gol cepat itu menjadi tanda bahwa malam berat menanti tuan rumah.
Sepuluh menit kemudian, keunggulan bertambah melalui sundulan Malick Thiaw
memanfaatkan umpan silang Kieran Trippier.
Newcastle langsung menguasai tempo permainan sepenuhnya.
Bintang utama laga ini jelas Anthony Gordon.
Setelah beberapa penyelamatan gemilang Kochalski sempat menahan laju gol,
tekanan Newcastle berbuah penalti akibat handball Matheus Silva.
Gordon sukses mengeksekusi dan menambah keunggulan.
Hanya semenit berselang, ia mencetak gol ketiganya memanfaatkan kesalahan
Kevin Medina. Hat-trick cepat itu semakin mempertegas dominasi tim tamu.
Drama belum berhenti. Menjelang akhir babak pertama, Kochalski menjatuhkan
Gordon sebagai pemain terakhir dan wasit kembali menunjuk titik putih.
Sempat terjadi diskusi dengan Trippier soal eksekutor, namun Gordon tetap maju
dan mencetak gol keempatnya di laga ini. Empat gol dalam satu babak membuat
koleksinya menjadi 10 gol di Liga Champions musim ini—hanya kalah dari Kylian
Mbappe dalam daftar top skor sementara.
Qarabag Sempat Melawan, Newcastle Tutup Pesta
Memasuki babak kedua, intensitas Newcastle sedikit menurun dan dimanfaatkan
Qarabag untuk memperkecil skor melalui Elvin Cafarguliyev dari sudut sempit.
Tuan rumah sempat mendapatkan momentum dan mengancam lewat sepakan
keras Joni Montiel yang memaksa Nick Pope melakukan penyelamatan penting.
Namun harapan comeback langsung pupus ketika pemain pengganti Jacob
Murphy melepaskan tembakan jarak jauh yang berbelok arah dan bersarang di
gawang. Skor 6-1 menutup pertandingan sekaligus mematikan peluang
kebangkitan Qarabag.
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Newcastle yang kini meraih tiga
kemenangan beruntun, semuanya dicatat di laga tandang. Menariknya,
ini baru kemenangan ketiga mereka dari total 16 laga tandang di kompetisi Eropa.
Sebaliknya, Qarabag semakin terpuruk dengan hanya satu kemenangan dari tujuh
pertandingan terakhir di semua kompetisi. Dengan leg kedua akan digelar di St.
James’ Park pekan depan, peluang wakil Azerbaijan membalikkan keadaan
tampak nyaris mustahil.
Jika mampu menjaga konsistensi, Newcastle kini tinggal selangkah lagi
menciptakan tonggak sejarah baru dan perjalanan mereka musim ini berpotensi
menjadi salah satu kisah sensasional Tuna55 di Liga Champions.

Leave a Reply