Benfica Angkat Bicara soal Kontroversi Vinicius dan Prestianni – Benfica
menegaskan dukungan penuh kepada pemain mudanya,
Gianluca Prestianni, terkait dugaan insiden rasisme terhadap Vinicius Junior.
Klub asal Portugal itu menyatakan percaya pada versi yang disampaikan
pemain asal Argentina tersebut dan menilai tuduhan yang beredar
perlu ditelaah secara objektif.
Insiden itu terjadi pada leg pertama play-off 16 besar Liga Champions,
Rabu (18/2) dini hari WIB. Pertandingan sempat terhenti hampir
sepuluh menit setelah Vinicius melaporkan dugaan insiden
kepada wasit di tengah laga.
Insiden di Lapangan Picu Sorotan
Usai pertandingan, Vinicius bersama Kylian Mbappe mengonfirmasi bahwa
laporan memang telah disampaikan kepada perangkat pertandingan.
Situasi tersebut langsung menjadi sorotan publik sepak bola Eropa
karena melibatkan isu sensitif yang kerap menjadi perhatian UEFA.
Meski demikian, Benfica mengambil sikap tegas dengan tetap membela
Prestianni. Dalam pernyataan resminya,
klub menegaskan bahwa mereka memercayai pemain berusia muda
itu serta menilai ada indikasi upaya pencemaran nama baik terhadap dirinya.
Benfica Angkat Bicara, Pernyataan Resmi dan Sikap Klub
Dalam pernyataan terbaru, Benfica menekankan bahwa perilaku seluruh
pemainnya selalu dipandu oleh nilai rasa hormat terhadap lawan,ofisial
pertandingan, serta institusi sepak bola. Klub juga menyatakan siap bekerja sama
penuh dengan UEFA dalam proses investigasi.
“Benfica memandang dengan semangat kolaborasi penuh, transparansi,
keterbukaan, dan kejelasan langkah-langkah yang diumumkan hari ini oleh UEFA,
menyusul dugaan kasus rasisme yang terjadi dalam pertandingan
melawan Real Madrid,” tulis pernyataan resmi klub.
Benfica menambahkan bahwa komitmen mereka terhadap nilai kesetaraan,
rasa hormat, dan inklusi tidak pernah berubah.
Klub bahkan menyebut legenda mereka, Eusebio, sebagai sosok yang
menginspirasi prinsip tersebut.
“Klub menegaskan kembali, dengan jelas dan tegas,
komitmen historis dan tak tergoyahkannya untuk membela nilai-nilai kesetaraan,
rasa hormat, dan inklusi,” lanjut pernyataan itu.
Selain itu, Benfica menegaskan kesediaan untuk bersikap transparan
selama proses penyelidikan berlangsung.
Klub juga kembali menegaskan dukungan terhadap pemainnya.
“Benfica menegaskan kembali bahwa mereka sepenuhnya mendukung dan
mempercayai versi yang disampaikan oleh pemain Gianluca Prestianni,”
tulis mereka. Di akhir pernyataan, Benfica menyatakan penyesalan atas
kampanye pencemaran nama baik yang disebut dialami Prestianni.
Sikap tersebut menunjukkan upaya klub menjaga reputasi pemain
sekaligus melindungi citra institusi Tuna55 di tengah sorotan publik.

Leave a Reply