Barcelona Amankan Wonderkid Norwich, Ajay Tavares – Barcelona kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun masa depan dengan merekrut talenta muda potensial dari Inggris. Klub raksasa La Liga tersebut resmi mengamankan jasa Ajay Tavares, pemain muda jebolan akademi Norwich City yang digadang-gadang sebagai salah satu prospek cerah generasi baru sepak bola Eropa. Meski usianya masih sangat muda, Tavares sudah menarik perhatian sejumlah klub elite sebelum akhirnya memilih bergabung dengan proyek pengembangan pemain muda Barcelona.
Norwich City sebagai klub asal sang pemain dipastikan memperoleh kompensasi pengembangan sesuai regulasi transfer pemain muda. Meski demikian, pihak klub berjuluk The Canaries belum mengungkapkan detail nilai finansial yang diterima dari kesepakatan tersebut. Transfer ini lebih menegaskan reputasi Norwich sebagai salah satu akademi Inggris yang konsisten melahirkan pemain berbakat.
Talenta Akademi Norwich Pilih Barcelona sebagai Destinasi Karier
Ajay Tavares telah menjadi bagian dari sistem pembinaan Norwich sejak usia 12 tahun. Selama bertahun-tahun ia menunjukkan progres signifikan, baik dari sisi teknik, pemahaman taktik, maupun mental bermain. Perkembangan pesat itu terlihat jelas ketika pada musim panas lalu, saat baru berusia 15 tahun, ia sudah dipercaya tampil bersama tim senior dalam laga uji coba pramusim melawan klub Belanda, FC Volendam. Kesempatan tersebut menjadi indikasi kuat bahwa staf pelatih melihat potensi besar dalam dirinya.
Walaupun belum menjalani debut resmi di kompetisi profesional, penampilan Tavares di level junior sudah cukup untuk menarik minat pencari bakat dari klub-klub papan atas. Direktur olahraga Norwich City, Ben Knapper, mengakui bahwa kepergian sang pemain memang terasa berat, namun ia menegaskan bahwa rasa bangga jauh lebih dominan daripada kekecewaan. Menurutnya, perkembangan Tavares adalah hasil kerja keras kolektif seluruh staf akademi.
Knapper menilai langkah Tavares menuju Barcelona merupakan bukti nyata kualitas sistem pembinaan Norwich. Ia menyebut klubnya bangga melihat salah satu produk akademi mereka mendapatkan kesempatan bergabung dengan salah satu institusi sepak bola paling bergengsi di dunia. Baginya, transfer tersebut sekaligus menjadi validasi bahwa metode pelatihan yang diterapkan di Norwich mampu menghasilkan pemain dengan standar internasional.
Penampilan terakhir Tavares bersama tim U-18 Norwich tercatat pada akhir Januari lalu saat menghadapi Chelsea di fasilitas latihan Colney. Dalam pertandingan tersebut, ia kembali memperlihatkan kualitasnya sebagai pemain muda yang memiliki visi bermain matang serta kemampuan teknis di atas rata-rata pemain seusianya. Konsistensi performa itulah yang diyakini menjadi faktor utama Barcelona bergerak cepat mengamankan tanda tangannya.
Peluang Ajay Tavares Menembus Tim Utama Lewat La Masia
Selain bersinar di level klub, Tavares juga telah mencatatkan pengalaman internasional bersama tim nasional Inggris kelompok umur. Ia pernah membela negaranya di level U-15, U-16, hingga U-17. Jam terbang di kompetisi internasional usia muda tersebut diyakini akan menjadi bekal penting dalam proses adaptasinya di lingkungan baru, terutama mengingat standar permainan di akademi Barcelona terkenal sangat tinggi.
Barcelona sendiri bukan pertama kali merekrut pemain muda asal Inggris. Pada 2019, mereka pernah mendatangkan Louie Barry dari West Bromwich Albion. Namun, perjalanan Barry di Spanyol tidak berlangsung lama karena ia kembali ke Inggris setahun kemudian setelah Aston Villa menebusnya dengan nilai transfer sekitar satu juta euro. Sebelumnya lagi, klub Catalan itu juga merekrut gelandang muda Marcus McGuane dari Arsenal pada 2018 untuk memperkuat tim B sebelum akhirnya ia pulang ke Inggris dua tahun kemudian.
Pengalaman dari kasus-kasus sebelumnya menunjukkan bahwa perjalanan pemain muda Inggris di Barcelona tidak selalu mulus. Namun, hal itu tidak mengurangi antusiasme publik Tuna55 terhadap kedatangan Tavares. Banyak pengamat menilai bahwa lingkungan La Masia—akademi legendaris Barcelona—dapat menjadi tempat ideal bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan teknis, taktik, serta filosofi permainan berbasis penguasaan bola.
Kini perhatian tertuju pada bagaimana Tavares akan beradaptasi dengan gaya sepak bola Spanyol yang dikenal menuntut kecerdasan posisi dan kontrol bola presisi. Jika mampu beradaptasi dengan cepat dan mempertahankan perkembangan positifnya, bukan tidak mungkin ia akan mengikuti jejak pemain muda lain yang sukses menembus tim utama Barcelona.
Transfer ini sekaligus menegaskan strategi jangka panjang klub Catalan tersebut: berinvestasi pada talenta muda potensial sebagai fondasi masa depan. Bagi Tavares sendiri, kepindahan ini bukan sekadar langkah karier, melainkan kesempatan emas untuk berkembang di salah satu akademi paling prestisius di dunia sepak bola.

Leave a Reply