Hasil Sydney FC vs Auckland FC Laga dramatis tersaji di Leichhardt Oval ketika Auckland FC secara mengejutkan memaksakan hasil imbang 1-1 melawan Sydney FC melalui gol penyeimbang di menit kelima masa tambahan waktu. Pertandingan yang sempat terlihat akan berakhir dengan kemenangan tuan rumah berubah drastis hanya dalam hitungan detik akibat satu momen kacau di kotak penalti.
Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung bermain terbuka. Pertandingan mulai hidup pada menit ke-10 saat Auckland hampir mencetak gol pembuka. Jesse Randall mencoba memanfaatkan bola panjang Felipe Gallegos dengan melakukan lob dari luar kotak penalti. Kiper Sydney, Harrison Devenish-Meares, yang posisinya sudah maju hingga mendekati tepi kotak, nyaris terkecoh. Namun upaya Randall tidak cukup kuat sehingga bola gagal masuk ke gawang.
Jalannya Pertandingan Sydney FC vs Auckland FC
Sydney merespons cepat beberapa saat kemudian. Serangan balik mereka menghasilkan peluang emas ketika Apostolos Stamatelopoulos mengirim umpan matang kepada Victor Campuzano di depan gawang. Sayangnya, tembakan Campuzano berhasil diblok oleh Francis de Vries. Dari situasi sepak pojok berikutnya, Campuzano kembali mendapat peluang emas dari jarak hanya empat yard, tetapi penyelamatan gemilang Michael Woud dengan terjangan cepat menggagalkan peluang tersebut.
Sepanjang babak pertama, kedua tim terus menciptakan peluang. Sydney sempat meminta penalti pada menit ke-27, tetapi wasit tidak menganggap terjadi pelanggaran. Menjelang turun minum, Devenish-Meares menjadi penyelamat tuan rumah dengan menepis tembakan keras Dan Hall yang mengarah tajam ke gawang. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Sydney tampil lebih agresif dan terus menekan pertahanan Auckland. Stamatelopoulos menjadi aktor utama dalam sejumlah peluang berbahaya. Pada menit ke-49 ia melepaskan tembakan yang memaksa Woud melakukan penyelamatan sulit. Sekitar satu jam pertandingan berjalan, striker tersebut kembali memperoleh peluang emas, namun sundulannya melebar dari sasaran. Sepuluh menit kemudian, ia lagi-lagi harus mengakui keunggulan refleks Woud yang kembali menepis peluangnya.
Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-84. Gol pembuka justru datang dari sosok yang tak terduga, bek Sydney Alexandar Popovic. Ia berhasil lolos dari penjagaan dan menyambut umpan silang Piero Quispe dari jarak enam yard. Sundulannya diarahkan ke sudut bawah gawang dan tak mampu dijangkau Woud. Gol tersebut sempat ditinjau VAR karena dugaan offside, tetapi setelah pemeriksaan panjang, wasit mengesahkan gol tersebut dan stadion pun bergemuruh.
Ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu, banyak yang mengira Sydney sudah mengamankan tiga poin penting. Namun drama sesungguhnya baru terjadi di menit kelima injury time. Auckland mengirim bola panjang ke kotak penalti Sydney yang disambut sundulan Nando Pijnaker. Devenish-Meares sebenarnya berhasil menepis sundulan itu dengan penyelamatan cerdas.
Akan tetapi, bola liar hasil sapuan Jordan Courtney-Perkins justru menghantam tubuh Alex Grant yang tidak sempat bereaksi. Pantulan tak sengaja itu mengarah ke gawang sendiri dan masuk, membuat skor berubah menjadi 1-1.
Gol bunuh diri yang tak terduga tersebut membuat pemain Sydney terdiam, sementara pemain Auckland merayakan hasil imbang yang terasa seperti kemenangan. Dalam hitungan detik, situasi berbalik total—dari pesta kemenangan tuan rumah menjadi kekecewaan mendalam.
Hasil ini menegaskan bahwa sepak bola sering kali ditentukan oleh detail kecil dan momen singkat. Sydney sebenarnya tampil dominan sepanjang babak kedua dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun kegagalan mengunci pertandingan serta satu momen ceroboh di akhir laga membuat mereka harus puas dengan satu poin. Di sisi lain, Auckland menunjukkan mentalitas pantang menyerah hingga peluit akhir berbunyi.
Pertandingan di Leichhardt Oval ini akan dikenang sebagai salah satu laga paling dramatis musim ini—sebuah duel yang mengajarkan bahwa dalam sepak bola, kemenangan belum pasti sampai detik terakhir benar-benar usai. Tuna55

Leave a Reply