AFC Champions League Two: Persib Hadapi Ratchaburi FC di Thailand, Bojan Hodak Soroti Tantangan Cuaca – Usai menjalani pertandingan melawan Malut United, Persib Bandung segera mengalihkan perhatian ke ajang internasional. Tim Maung Bandung bersiap menghadapi leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two musim 2025/2026. Pada fase gugur ini, Persib dijadwalkan bertemu wakil Thailand, Ratchaburi FC, dalam laga yang akan digelar di Stadion Ratchaburi pada Rabu (11/2/2026).
Persib datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan 2-0 atas Malut United pada kompetisi BRI Super League. Hasil positif tersebut menjadi bekal penting bagi skuad asuhan Bojan Hodak untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di level Asia. Kemenangan itu juga memperlihatkan performa tim yang semakin solid, termasuk kontribusi pemain muda seperti Beckham Putra Nugraha yang terus menunjukkan perkembangan.
Persiapan Persib Hadapi Tekanan Ratchaburi FC di Leg Pertama
Menjelang pertandingan melawan Ratchaburi FC, pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa tim pelatih akan melakukan analisis mendalam terhadap kekuatan calon lawan. Ia berencana mempelajari rekaman pertandingan Ratchaburi untuk memahami pola permainan, strategi, serta karakter tim tuan rumah. Meskipun kedua tim pernah bertemu dalam laga pramusim, Bojan menilai kondisi saat ini tentu berbeda sehingga diperlukan evaluasi yang lebih detail.
Dalam pertemuan pramusim yang berlangsung di Thailand sebelumnya, Persib dan Ratchaburi FC bermain imbang dengan skor 2-2. Pada laga tersebut, dua gol Persib dicetak oleh Beckham Putra Nugraha. Hasil itu menjadi gambaran awal bahwa pertandingan nanti berpotensi berlangsung ketat, mengingat kedua tim sudah saling mengenal gaya permainan masing-masing.
Selain mempersiapkan strategi, Bojan Hodak juga memberi perhatian khusus pada kondisi fisik para pemain sebelum keberangkatan ke Thailand. Ia ingin memastikan seluruh anggota tim berada dalam keadaan bugar dan siap bertanding di level kompetisi yang menuntut intensitas tinggi. Pemantauan terhadap pemain yang mengalami cedera atau kelelahan menjadi bagian penting dari persiapan agar komposisi tim tetap optimal.
Pelatih asal Kroasia tersebut menyadari bahwa menghadapi Ratchaburi FC bukan perkara mudah. Menurutnya, tim asal Thailand dikenal memiliki gaya bermain menyerang serta mengandalkan penguasaan bola yang rapi, karakteristik yang kerap dimiliki klub-klub dari negara tersebut. Selain faktor teknis, ia juga menilai ada aspek non-teknis yang dapat memengaruhi performa tim di lapangan.
Faktor Cuaca dan Dukungan Bobotoh Jadi Penentu Laga Penentuan
Salah satu tantangan yang diwaspadai adalah perbedaan kondisi cuaca. Bermain di Thailand dengan suhu dan kelembapan yang berbeda dibandingkan Bandung berpotensi memengaruhi stamina pemain. Meski demikian, Bojan tetap optimistis anak asuhnya mampu beradaptasi dan tampil maksimal. Ia menegaskan bahwa Persib datang dengan persiapan serius serta mental bertanding yang kuat.
Kepercayaan diri tersebut juga didukung oleh fakta bahwa Persib akan menjadi tuan rumah pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di Bandung. Bermain di hadapan pendukung sendiri diyakini menjadi keuntungan besar bagi Maung Bandung. Atmosfer stadion yang dipenuhi Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi para pemain.
Menurut Bojan, laga kedua berpotensi menjadi penentuan kelolosan sehingga dukungan suporter Tuna55 akan sangat berpengaruh. Ia meyakini kehadiran Bobotoh dapat menciptakan tekanan bagi tim tamu sekaligus meningkatkan semangat juang pemain Persib. Dengan kombinasi persiapan teknis, kondisi fisik yang terjaga, serta dukungan penuh dari pendukung setia, Persib Bandung menargetkan hasil positif pada leg pertama di Thailand sebagai modal penting untuk melangkah ke babak berikutnya.

Leave a Reply