Langkah Persib Bandung di babak 16 besar ACL 2 musim 2025/2026 berada di ujung tanduk setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama. Pertandingan yang berlangsung di Ratchaburi Stadium, Rabu (11/2), menjadi mimpi buruk bagi Maung Bandung yang harus pulang tanpa gol tandang dan dengan beban berat jelang laga balasan.

Sejak menit awal, tuan rumah langsung tampil agresif. Tekanan tinggi yang dilancarkan Ratchaburi membuahkan hasil cepat. Pedro Tana membuka keunggulan setelah memanfaatkan kombinasi apik bersama Thossawwat dan Denilson. Skema serangan cepat itu diakhiri dengan penyelesaian tajam yang tak mampu dibendung lini pertahanan Persib.

Gol pembuka tersebut membuat Ratchaburi semakin percaya diri. Persib berusaha keluar dari tekanan, namun koordinasi antarlini belum berjalan maksimal. Beberapa kali serangan balik yang dibangun tim tamu kandas sebelum memasuki kotak penalti.

Menjelang turun minum, Ratchaburi hampir menggandakan keunggulan. Denilson melepaskan tembakan keras yang sempat gagal diamankan kiper Teja Paku Alam. Beruntung bagi Persib, Barba sigap menghalau bola di depan garis gawang pada menit ke-40, sehingga skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Babak Kedua: Dominasi Tuan Rumah

Memasuki babak kedua, Persib mencoba tampil lebih berani. Peluang sempat hadir lewat upaya Berguinho pada menit ke-50, tetapi arah bola masih melebar dari sasaran. Tak lama berselang, Daniel Ting melepaskan tendangan keras yang memaksa Teja melakukan penyelamatan dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Persib justru kembali kebobolan. Pada menit ke-53, Gabriel Mutombo mencatatkan namanya di papan skor. Ia memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan yang dilepaskan Jakkaphan Kaeprom. Tanpa kawalan berarti, Mutombo menanduk bola dengan sempurna dan menggandakan keunggulan Ratchaburi menjadi 2-0.

Tertinggal dua gol membuat Persib mencoba meningkatkan intensitas serangan. Saddil sempat melepaskan tembakan jarak jauh pada menit ke-63, namun bola masih melambung di atas mistar. Guilherme pun mencoba peruntungannya dua menit kemudian, tetapi lagi-lagi Teja harus bekerja keras menghalau ancaman dari lini depan Ratchaburi.

Pertarungan lini tengah semakin sengit memasuki menit ke-70. Kedua tim saling beradu fisik dan taktik untuk menguasai tempo permainan. Namun, efektivitas tetap menjadi milik tuan rumah.

Gol ketiga akhirnya tercipta pada menit ke-84. Gleyson mengirimkan umpan terobosan akurat yang memecah lini belakang Persib. Pedro Tana yang lolos dari kawalan berdiri dalam situasi satu lawan satu dengan Teja. Dengan tenang, ia menuntaskan peluang tersebut dan memastikan kemenangan 3-0 bagi Ratchaburi.

Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, meninggalkan pekerjaan rumah besar bagi Persib.

Misi Berat Persib Bandung di Leg Kedua

Hasil ini membuat nasib Persib akan ditentukan pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di Bandung pada 18 Februari mendatang. Untuk bisa melangkah ke perempat final, Maung Bandung wajib menang dengan selisih minimal empat gol. Kemenangan tiga gol hanya akan memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu, sementara hasil imbang atau selisih dua gol tak cukup untuk membalikkan keadaan.

Tantangan tersebut jelas tidak ringan. Selain harus tampil jauh lebih efektif di lini depan, Persib juga dituntut memperbaiki koordinasi pertahanan yang kerap lengah pada laga pertama. Dukungan penuh suporter di kandang sendiri diharapkan menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan pelatih mereka.

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bahwa kompetisi level Asia menuntut konsistensi dan konsentrasi tinggi sepanjang laga. Jika ingin menjaga asa di ACL 2 musim ini, Persib harus tampil sempurna di Bandung.

Pertarungan belum selesai. Segalanya masih mungkin terjadi, tetapi waktu dan margin kesalahan bagi Persib kini semakin tipis. Tuna55


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *