Banteng Motorsport Raih Podium Pertamina Endurance 6 Hours Mandalika Usai Diganggu Kendala Teknis – Tim Banteng Motorsport berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih podium dalam ajang Pertamina Endurance 6 Hours Mandalika yang digelar di Mandalika International Street Circuit. Keberhasilan ini terasa semakin spesial karena tim harus berjuang keras mengatasi sejumlah kendala teknis yang sempat mengancam peluang mereka untuk finis di posisi teratas.
Balapan ketahanan berdurasi enam jam tersebut berlangsung dalam cuaca panas khas Lombok, dengan persaingan ketat sejak lap pertama. Sejumlah tim unggulan langsung tampil agresif, memanfaatkan sesi awal untuk membangun keunggulan waktu. Banteng Motorsport sendiri memulai lomba dengan strategi konservatif, menjaga ritme dan memastikan kondisi mobil tetap stabil di tengah tekanan kompetitor.
Kendala Teknis Sempat Hambat Performa Banteng Motorsport
Memasuki pertengahan lomba, Banteng Motorsport mengalami gangguan teknis pada sistem pendingin mesin. Temperatur mobil meningkat drastis dan memaksa tim melakukan pit stop lebih cepat dari jadwal yang telah direncanakan. Situasi ini sempat membuat posisi mereka melorot beberapa peringkat.
Tim mekanik bergerak cepat melakukan pemeriksaan dan perbaikan dalam waktu relatif singkat. Keputusan untuk mengganti beberapa komponen krusial terbukti tepat, karena setelah kembali ke lintasan, performa mobil kembali stabil. Meski kehilangan waktu berharga di pit lane, para pembalap tetap menjaga fokus dan berusaha memangkas selisih dari para rival.
Salah satu pembalap Banteng Motorsport menunjukkan konsistensi luar biasa dalam menjaga catatan waktu lap. Strategi pergantian pembalap yang tepat juga menjadi kunci kebangkitan tim. Mereka memilih momen yang ideal untuk melakukan rotasi, sehingga setiap pembalap dapat tampil dalam kondisi fisik dan mental terbaik.
Strategi dan Kerja Tim Jadi Penentu
Balapan endurance bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga strategi, daya tahan, serta kekompakan tim. Dalam enam jam yang melelahkan, setiap keputusan kecil bisa berdampak besar pada hasil akhir. Banteng Motorsport membuktikan bahwa koordinasi antara pembalap, insinyur, dan kru pit sangat menentukan.
Memasuki satu jam terakhir, tim mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Mereka berhasil menyalip beberapa pesaing yang mulai mengalami penurunan performa akibat degradasi ban dan kelelahan pembalap. Dengan manajemen bahan bakar yang efisien serta pemilihan waktu pit stop yang cermat, Banteng Motorsport perlahan merangkak naik ke posisi tiga besar.
Detik-detik akhir balapan berlangsung menegangkan. Selisih waktu dengan pesaing terdekat sangat tipis, membuat setiap tikungan menjadi penentu. Namun berkat pengalaman dan ketenangan pembalap, Banteng Motorsport mampu mempertahankan posisi hingga garis finis.
Hasil podium ini menjadi bukti bahwa ketangguhan mental dan kesiapan teknis mampu mengatasi berbagai rintangan di lintasan. Meski sempat diganggu kendala teknis, Banteng Motorsport menunjukkan semangat pantang menyerah yang patut diapresiasi.
Prestasi di Mandalika ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk tampil lebih solid pada seri-seri berikutnya. Dengan evaluasi menyeluruh terhadap masalah teknis yang sempat muncul, Banteng Motorsport optimistis dapat meraih hasil yang lebih baik lagi dan terus bersaing di papan atas ajang balap ketahanan nasional Tuna55.

Leave a Reply